Layanan Vaksinasi Internasional & Perjalanan Resmi (E-ICV)

Solusi vaksinasi cepat, aman, dan tersertifikasi resmi untuk Haji, Umrah, serta perjalanan luar negeri lainnya.

Kenapa Harus Vaksin?

Pemerintah mewajibkan vaksin meningitis dan polio bagi jemaah Haji dan Umrah sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan Arab Saudi tahun 2025. Vaksinasi ini harus disertai sertifikat internasional  e-ICV.

Sebagai fasilitas kesehatan resmi, kami menyediakan layanan vaksinasi lengkap, baik vaksin umum maupun vaksin untuk kebutuhan perjalanan, termasuk Haji dan Umrah. Proses cepat, aman, dan bagi yang membutuhkan, sertifikat internasional dapat diterbitkan langsung setelah vaksinasi.

Vaksin bekerja dengan memperkenalkan bagian kecil atau bentuk yang dilemahkan dari kuman penyebab penyakit ke dalam tubuh. Bagian ini tidak membuat Anda sakit, tetapi cukup untuk memicu sistem kekebalan mengenali ancaman tersebut dan membentuk respons pertahanan, termasuk membangun antibodi.

Ketika di kemudian hari tubuh benar-benar terpapar penyakit yang sama, sistem kekebalan sudah “mengenalinya” dan dapat melawan lebih cepat serta lebih efektif. Inilah yang membuat vaksin mampu mencegah infeksi atau mengurangi keparahan penyakit.

Vaksin memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Efek samping yang muncul biasanya ringan dan sementara, seperti nyeri di area suntikan atau demam rendah. Reaksi serius sangat jarang terjadi, dan keamanan vaksin terus dipantau melalui proses pengawasan setelah vaksin digunakan secara luas.

Risiko dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin umumnya jauh lebih besar dibandingkan risiko dari vaksinnya sendiri. Penyakit seperti tetanus atau campak dapat menimbulkan komplikasi berat bahkan mengancam jiwa, sehingga vaksinasi tetap menjadi cara paling efektif untuk mencegah penyakit tersebut.

kabba, baitullah, mokka, baytulllah, kaba, kabba, kaba, kaba, kaba, kaba, kaba
A tourist photographs the ancient stone arches in Jerusalem's Old Town, capturing the essence of travel and history.
A woman walks with a suitcase outside an airport terminal, ready for travel.
Tenaga medis sedang memberikan suntikan vaksin kepada pasien.
Petugas medis mengukur tekanan darah pasien menggunakan tensimeter.
petugas medis memberikan Konsultasi vaksinasi

Layanan Vaksinasi Perjalanan Internasional, Haji, dan Umroh

Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis melindungi dari bakteri Neisseria meningitidis yang dapat menyebabkan radang selaput otak dan infeksi darah. Penyakit ini berkembang cepat dan berpotensi fatal, sehingga pencegahannya sangat penting.
Untuk perjalanan Haji dan Umrah, vaksin meningitis wajib sesuai persyaratan pemerintah Arab Saudi karena tingginya risiko penularan saat jutaan jemaah berkumpul dalam satu lokasi.

Vaksin polio mencegah infeksi virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Walaupun Indonesia sudah dinyatakan bebas polio, beberapa negara masih mensyaratkan vaksin polio bagi pelancong internasional, termasuk jemaah Haji dan Umrah.
Vaksin ini membantu memastikan Anda tetap terlindungi dan memenuhi aturan perjalanan negara tujuan.

Vaksin influenza memberikan perlindungan dari flu musiman yang dapat menimbulkan demam tinggi, batuk, nyeri tubuh, dan komplikasi pada orang yang rentan. Risiko penularan flu meningkat saat berada di bandara, pesawat, atau keramaian selama perjalanan.
Banyak negara serta layanan perjalanan ibadah merekomendasikan vaksin flu agar perjalanan lebih aman dan tidak terganggu oleh sakit.

FAQ Umum Vaksinasi

Apakah vaksin wajib untuk perjalanan luar negeri, Haji, atau Umrah?

Beberapa vaksin memang diwajibkan untuk perjalanan luar negeri maupun ibadah Haji dan Umrah. Setiap negara memiliki persyaratan kesehatan yang berbeda, sehingga jenis vaksin yang diperlukan dapat bervariasi sesuai tujuan perjalanan.

Disarankan untuk melakukan booking terlebih dahulu agar proses lebih cepat dan stok vaksin dapat dipastikan tersedia. Anda bisa langsung konsultasi atau membuat janji melalui tombol WhatsApp yang tersedia.

Sebagian besar vaksin dapat diberikan pada anak, remaja, maupun dewasa, namun beberapa vaksin memiliki rekomendasi usia tertentu.

KTP atau identitas diri, serta paspor jika vaksin digunakan untuk keperluan perjalanan internasional.

Untuk vaksin perjalanan, seperti meningitis, sertifikat biasanya langsung diterbitkan setelah penyuntikan (e-ICV).

Jika hanya mengalami gejala ringan seperti pilek atau batuk ringan, umumnya masih diperbolehkan. Namun jika demam tinggi atau kondisi tidak stabil, sebaiknya ditunda.

Paling umum: nyeri lengan, kemerahan, dan sedikit demam. Efek serius sangat jarang terjadi.

Durasi berbeda-beda. Contohnya, vaksin meningitis untuk perjalanan biasanya berlaku 2–3 tahun, sementara vaksin influenza perlu diulang setiap tahun.

Sebagian vaksin aman untuk ibu hamil, sebagian lainnya perlu ditunda. Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum vaksinasi.

Ingin Tanya atau Daftar?

Kami bantu cek ketersediaan dan rekomendasi vaksin sesuai dengan kebutuhanya.